Masa depan sulit ditebak

Dulu ku pikir hidup itu enak. Lihat cara kakak bahagiakan aku dan keluargaku. Gampang sekali kalau aku lihat kayak gak ada susahnya sama sekali. Baru sekarang aku merasakan ternyata hidup tak segampang itu.

jujur pertama kali aku terjun di dunia kerja, ternyata semua tak seperti yang kubayangkan. Rasanya kayak gak betah gitu. Tapi aku sadar semua kerjaan juga sama. Ibarat kayak mau makan nasi kita harus melewati proses dari beras baru dapat nasi. Demikian dengan uang .

dirumah dulu gak pernah ngapa-ngapain, selain bantu-bantu orang tua. Orang tua juga gak pernah marah atau pun menuntut. “Sekarang posisi terbalik. Aku yang dulu gak pernah di marahi orang sekarang orang memarahiku”.

aku bilang ke diriku sendiri ya sudah gapapa,, namanya juga ikut orang, pasti banyak yang gak suka. Toh aku kerja juga demi orang tua. Makanya insyaallah aku betah.

terkadang aku nangis sih,, apa iya dunia kerja sejahat ini. Aku belajar mencapai cita-cita meski aku gak kuliah. Aku gak menuntut untuk kuliah atau di beri uang seperti teman sebayaku

aku kepengen bisa memberi bukan meminta.tapi cobaan subhanalloh beratnya.

masih ingat di tanya kalau sudah besar mau jadi apa? Polisi. Tenyata cumu mimpi-mimpi. Wkwwkwk malu aku.

One reply to “Masa depan sulit ditebak

Tinggalkan komentar

Why are you reporting this comment?

Report type
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star