Bubur Jawa (jenang sengkolo)

Kalau orang Jawa pasti nggak asing yang namanya jenang sengkolo. Makanan yang terbuat dari beras di beri kelapa, garam, gula merah. Biasanya kalau di Jawa kalau buat jenang sengkolo itu seperti “tiron-tiron, bancak’an, mengganti nama dsb. Membuat jenang sengkolo sendiri mitosnya biar di beri keselamatan atau pun di lancarkan dalam hal Rezki.

Gambar yang aku ambil di atas versi orang Jombang ya. Kalau versi orang Nganjuk ada merahnya terus atas nya baru di kasih putih se sendok untuk mempercantik jenang sengkolo.

Aku dari kecil sering lihat emak bikin jadi tau🤭 setiap mau tiron-tiron (hari dan weton) selalu bawa’annya mau marah emak selalu hafal iya benar memang besok tironnya. Di bikinnin deh. Eh tapi yang di bikinin malah gak mau makan🤭 padahal enak ya maaf gak begitu suka yang jemek-jemek (lembut)🤭.Bahan

Bahan :

  • Beras (biasanya buat 1kg).
  • Kelapa parut (seperempat).
  • Garam secukupnya.
  • Gula merah (biasanya beli 3000 udah manis gak tau takarannya berapa ons)🤭

Cara buat

  1. Cuci beras sampai bersih.
  2. Masukan beras kedalam panci dengan kelapa parut yang di kasih air. (Btw emak aku kalau buat jenang sengkolo gak pernah pakai elpg manual pakai “Pawon” yang makai kayu bakar dan gak pakai panci buat masak air pakai “dandang” (alat tradisional memasak nasi) jadi harus pintar- pintar mengontrol api biar nggak gosong🤭)
  3. Beri garam dan Aduk terus sampai menjadi bubur. (Emak ngaduknya pakai centong kayu yang besar yang di buat masak nasi secara manual).
  4. Kalau sudah meletup-letup sisihkan jenang sengkolo putih ya kira-kira satu piring.
  5. Sisanya beri gula merah aduk terus jangan sampai ada intip dan gosong.
  6. Siapkan daun pisang tiriskan jenang sengkolo merah lalu beri sesendok jenang sengkolo putih sudah jadi..

Siap di bagi-bagi ke tetangga dan keluarga ..

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai
close-alt close collapse comment ellipsis expand gallery heart lock menu next pinned previous reply search share star